Selasa, 12 Januari 2010

Bangga atau MALU jadi INDONESIA?



Beberapa hari ini gw liat di salah satu statiun tv berita tentang segala hal di INDONESIA, termasuk krisis yang ada di INDONESIA yang ga akan pernah berhenti sampai kapan. Saat itu banyak banget masalah kesehatan yang disorotin dalam berita itu dan salah satunya adalah tentang gizi buruk dan JAMKESMAS (kartu kesehatan keluarga miskin.

Entah kenapa hati gw terasa tergelitik ngeliat berita itu, dan ga tau harus merasa bangga atau malu dengan kejadian itu, dan rasa miris tentu aja gw rasain saat melihat hal - hal yang nantinya sebagai masa depan gw, menolong orang yang sakit dan kesusahan, dan banyak semboyan yang sama akan dipakai buat masa depan gw kelak, tapi gw ga tau apa itu benar - benar terealisasikan.

Dan saat ini ada sebersit kenangan dalam otak gw, tentang puisi TAUFIK ISMAIL yang dulu sering gw waktu masih SMA, dan apa yg ada didalam puisi ini mencerminkan apa yang terjadi dimasa sekarang.

MALU (AKU) JADI ORANG INDONESIA
I

Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga
Ke Wisconsin aku dapat beasiswa
Sembilan belas lima enam itulah tahunnya
Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia
Negeriku baru enam tahun terhormat diakui dunia
Terasa hebat merebut merdeka dari Belanda
Sahabatku sekelas, Thomas Stone namanya,
Whitefish Bay kampung asalnya
Kagum dia pada revolusi Indonesia
Dia mengarang tentang pertempuran Surabaya
Jelas Bung Tomo sebagai tokoh utama
Dan kecil-kecilan aku nara-sumbernya
Dadaku busung jadi anak Indonesia
Tom Stone akhirnya masuk West Point Academy
Dan mendapat Ph.D. dari Rice University
Dia sudah pensiun perwira tinggi dari U.S. Army
Dulu dadaku tegap bila aku berdiri
Mengapa sering benar aku merunduk kini

II

Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, ebuh Tun Razak,
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza
Berjalan aku di Dam, Champs Élysées dan Mesopotamia
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata
Dan kubenamkan topi baret di kepala
Malu aku jadi orang Indonesia.

III

Di negeriku, selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia nomor satu,
Di negeriku, sekongkol bisnis dan birokrasi
berterang-terang curang susah dicari tandingan,
Di negeriku anak lelaki anak perempuan, kemenakan, sepupu
dan cucu dimanja kuasa ayah, paman dan kakek
secara hancur-hancuran seujung kuku tak perlu malu,
Di negeriku komisi pembelian alat-alat berat, alat-alat ringan,
senjata, pesawat tempur, kapal selam, kedele, terigu dan
peuyeum dipotong birokrasi
lebih separuh masuk kantung jas safari,
Di kedutaan besar anak presiden, anak menteri, anak jenderal,
anak sekjen dan anak dirjen dilayani seperti presiden,
menteri, jenderal, sekjen dan dirjen sejati,
agar orangtua mereka bersenang hati,
Di negeriku penghitungan suara pemilihan umum
sangat-sangat-sangat-sangat-sangat jelas
penipuan besar-besaran tanpa seujung rambut pun bersalah perasaan,
Di negeriku khotbah, surat kabar, majalah, buku dan
sandiwara yang opininya bersilang tak habis
dan tak utus dilarang-larang,
Di negeriku dibakar pasar pedagang jelata
supaya berdiri pusat belanja modal raksasa,
Di negeriku Udin dan Marsinah jadi syahid dan syahidah,
ciumlah harum aroma mereka punya jenazah,
sekarang saja sementara mereka kalah,
kelak perencana dan pembunuh itu di dasar neraka
oleh satpam akhirat akan diinjak dan dilunyah lumat-lumat,
Di negeriku keputusan pengadilan secara agak rahasia
dan tidak rahasia dapat ditawar dalam bentuk jual-beli,
kabarnya dengan sepotong SK
suatu hari akan masuk Bursa Efek Jakarta secara resmi,
Di negeriku rasa aman tak ada karena dua puluh pungutan,
lima belas ini-itu tekanan dan sepuluh macam ancaman,
Di negeriku telepon banyak disadap, mata-mata kelebihan kerja,
fotokopi gosip dan fitnah bertebar disebar-sebar,
Di negeriku sepakbola sudah naik tingkat
jadi pertunjukan teror penonton antarkota
cuma karena sebagian sangat kecil bangsa kita
tak pernah bersedia menerima skor pertandingan
yang disetujui bersama,

Di negeriku rupanya sudah diputuskan
kita tak terlibat Piala Dunia demi keamanan antarbangsa,
lagi pula Piala Dunia itu cuma urusan negara-negara kecil
karena Cina, India, Rusia dan kita tak turut serta,
sehingga cukuplah Indonesia jadi penonton lewat satelit saja,
Di negeriku ada pembunuhan, penculikan
dan penyiksaan rakyat terang-terangan di Aceh,
Tanjung Priuk, Lampung, Haur Koneng,
Nipah, Santa Cruz dan Irian,
ada pula pembantahan terang-terangan
yang merupakan dusta terang-terangan
di bawah cahaya surya terang-terangan,
dan matahari tidak pernah dipanggil ke pengadilan sebagai
saksi terang-terangan,
Di negeriku budi pekerti mulia di dalam kitab masih ada,
tapi dalam kehidupan sehari-hari bagai jarum hilang
menyelam di tumpukan jerami selepas menuai padi.

IV

Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, Lebuh Tun Razak,
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza
Berjalan aku di Dam, Champs Élysées dan Mesopotamia
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata
Dan kubenamkan topi baret di kepala
Malu aku jadi orang Indonesia.

1998

Bener - bener sekarang gw dalam pikiran dilema, walaupun terlalu jauh kayanya gw mikirin, tapi sepertinya juga harus dipikirin, karena menyangkut masa depan gw dan anak cucu gw nantinya, sekarang gw harus bilang apa? BANGGA atau MALU jadi orang INDONESIA??

Sabtu, 09 Januari 2010

My Father My Hero





Thank you for the laughter,
For the good times that we share,
Thanks for always listening,
For trying to be fair.

Thank you for your comfort,
When things are going bad,
Thank you for the shoulder,
To cry on when I'm sad.

I LOVE YOU PAPA...

Terima kasih karena telah mengajari ku banyak hal, walaupun itu lebih atau kurang darimu, kau tetap yang terhebat untuk ku..
Terima kasih untuk semua tenaga dan pikiran yang telah membuahkan banyak hal indah dalam kehidupan ku, semoga aku bisa membalasnya dan lebih untuk membahagiakan mu..

Kamis, 31 Desember 2009

Hello 2010, ada banyak doa di tahun ini!

Hello semua selamat TAHUN BARU 2010 ya? gw tau pasti semua orang punya banyak harapan ditahun baru ini, begitu pula gw disini selalu punya harapan setiap hari untuk jadi lebih baik lagi, amien..

Malam terakhir ditahun 2009 gw isi cuma dengan acara berdua sama pacar gw, entah kenapa saat itu gw males banget untuk kumpul bareng - bareng, rame - rame dengan hingar bingar kemeriahan tahun baru, dan gw memutuskan malam itu hanya pergi berdua sama pacar gw dan menghabiskan banyak waktu berdua. Waktu itu gw merasa kalo tahun baru kali ini penuh banget akan makna yang luar biasa, mulai dari rasa kasih sayang dan semua hal yang buat gw udah jadi pelajaran satu tahun kebelakang. Saat itu pacar gw bilang kalo mulai awal tahun kita harus berubah,dan bisa lebih dewasa untuk kedepannya, oke gw setuju dengan pendapatnya..

Harapan gw tahun ini adalah semoga gw dikasih kemudahan sama ALLAH untuk menjalani semua yang ada, dan semoga gw lebih bisa menghargai dan bersyukur atas apa yang gw punya selama ini, terpenting lagi gw pengen bener - bener FOKUS KULIAH, demi membahagiakan kedua orang tua gw (baca: cepet jadi dokter),dan semoga hubungan gw dengan ANGGA ASWI YANDA akan selalu awet berjalan mulus sampe ke pelaminan! hahaha.. amin ya rabbal allamin...

SELAMAT TAHUN BARU 2010, BANYAK DOA DI TAHUN INI..

Kamis, 17 Desember 2009

FOTO - FOTO AKHIR TAHUN 2009









Oke inilah foto - foto terakhir 2009 dari segala aspek.. hahaha
sebenernya masih banyak sih tapi ya tar deh kalo up date lagi ya?? dan siap - siap aja ketemu tahun 2010!!

i miss u all

Minggu, 13 Desember 2009

Do you really love me ?


Sebenernya ini ga sengaja gw dengerin, awalnya gw cuma tau ini ost. reality show "MASIKAH KAU MENCINTAIKU", tapi lama - lama didenger enak juga, dan intinya gw lagi suka dengerin ini..


AOP – Do You Really Love Me (OST Masihkah Kau Mencintaiku)

bukannya ku tak percaya
bukannya ku tak bersyukur
atas yang ku terima
selama ini dari kamu

sungguh ku hanya berharap
kalau ku satu-satunya
manusia di hatimu
yang kau cintai selamanya

reff:
do you really love me
jangan marah padaku
wajarku ku ingin tahu
seberapa kau cintaiku

semua karena hatiku
hanya bisa untukmu
ku hanya memastikan
do you really love me

Jumat, 04 Desember 2009

LOVE YOU ANGGA!

Langkah demi langkah kita lewati
Entah apa perasaanku saat ini, selalu merasakan nyaman yang mengalir di setiap detik
Semua begitu berharga saat aku menyadari bahwa aku selalu ada di rangkulanmu
Rangkulan hangatmu disaat aku menangis, tertawa, marah , ataupun lelah.

Aku cuma bisa bilang kalo aku tidak punya apapun untukmu selain rasa IKHLAS
Semua yang aku punya hanyalah kata IKHLAS dan selalu akan terus begitu
Aku cuma punya itu dan tidak lebih, aku hanya memberimu itu tidak lebih

Terima kasih sayang karena kau telah menerima aku apa adanya
baik dan buruk nya diriku saat ini mungkin kau maklumi dengan segala keterbatasanku
maaf atas semua kesalahan - kesalahan yang selalu ada dalam hubungan kita

aku hanya sedih saat melihat kau merasa tidak nyaman
dan aku sedih saat aku gagal untuk membahagiankan mu
dan aku bahagia jika kau pun bahagia

I LOVE YOU ANGGA ASWI YANDA!

Kamis, 19 November 2009

Kesendirian = Kebutuhan

Oke sekarang jam 12.04 WIB waktu dari laptop gw, dan jam 1 nanti gw akan menempuh perkuliahan kembali dengan mood agak sedikit kacau balau.

Kadang gw selalu bertanya - tanya pada diri gw sendiri, dan terus diulangi
1. Kenapa kehidupan gw begitu kosong, jalan gw udah bagus tapi hati gw kosong, kenapa?
2. Kenapa gw lebih nyaman menyendiri? walau gw butuh keramaian?
3. Kenapa gw selalu merasa paling bodoh? diantara yang lain?
4. Kenapa gw selau merasa kalo tujuan idup gw ini seperti boneka yg digerakan?
5. Kenapa gw pikiran gw selalu kacau dan selalu kosong?

Dan sampai sekarang gw belom menemukan jawabannya, dan jujur aja kehidupan gw saat ini kaya sebuah mimpi, dimana saat ini otak gw kosong tapi gw terus menjalani alur cerita dari mimpi gw tersebut, dan parahnya ga ada satupun yang bisa gw tangkap dari semuanya.

Kalo mungkin dibilang gw punya banyak teman, tapi temannya yang kaya apa yang bisa masuk buat mengetuk hati gw dan membuka mata gw, seenggaknya dia bilang "Ini loh realita hidup kita", tapi belom ada satupun yang bisa begitu, kalo keegoisan gw datang dan untungnya tidak, gw bisa aja membuat semua orang kenal sama gw tapi gw ga pernah peduli sama mereka, jadi impas kan?

Sekarang gw bingung apa yg sebenrnya gw cari, jadi DOKTER dan banyak UANG ?
sepertinya hati gw ga akan mengarah kesana, jadi inilah namanya REMAJA MENCARI JATI DIRI!